Sejarah

March 23, 2019

SEJARAH SINGKAT PEMBENTUKAN KOREM 064/ MAULANA YUSUF

1. Latar Belakang Pembentukan.
a. Sebelum berdiri Korem 064/Maulana Yusuf, wilayah Banten sudah merupakan wilayah Militer yang dikenal dengan sebutan KOREMBA (Komando Resort Militer Banten) yang berdiri sejak tahun 1959 sampai dengan tahun 1962.
b. Pada saat itu KOREMBA menitik beratkan tugas pokoknya yaitu penumpasan DI/TII yang dilaksanakan bersama seluruh satuan jajarannya yang terdiri dari Kodim Pandeglang, Kodim Serang, Kodim Lebak dan Aparat pemerintahan serta rakyat setempat yaitu antara tahun 1959 sampai dengan tahun 1962 yang memang pada saat itu sangat mengkhawatirkan dan mengganggu kestabilan ketertiban dan keamanan bangsa Indonesia.
c. Setelah selesai melaksanakan tugas penumpasan DI/TII pada tahun 1962, satuan KOREMBA (Komando Resort Militer Banten) dilikuidasi sehingga status Kodim-kodim dibawah KOREMBA berubah menjadi organik dibawah Korem 061/ Surya Kencana yang berkedudukan di Bogor.
d. Dengan memperhatikan dan mempertimbangkan perkembangan situasi, maka Menpangad pada saat itu mengeluarkan surat Keputusan dengan Nomor Skep/262/3/1966 Tanggal 31 Maret 1966 yang isinya memutuskan, bahwa untuk Korem di daerah Kodam VI/Siliwangi yang semula terdiri dari tiga Korem menjadi empat Korem, yaitu Korem 061/Surya Kencana, Korem 062/Taruma Negara, Korem 063/Sunan Gunung Jati dan Korem 064/Maulana Yusuf.
e. Lambang Kesatuan Korem 064/Maulana Yusuf berbentuk Dhuaja, diresmikan pada tanggal 17 Mei 1966 berdasarkan Surat keputusan Pangdam VI/Siliwangi Nomor Skep /50-3/V/1966 tanggal 4 Mei 1966.

2. Motto. “GAWE KUTA BALUWARTI BATA KALAWAN KAWIS“
Menurut tradisi sejarah, kalimat diatas berasal dari bahasa Jawa Banten Kuno yang diucapkan oleh Sultan maulana Yusuf, sebagimana disebutkan pada pupuh (stanza) XII dalam Babad Banten antara lain dinyatakan bahwa dalam masa pemerintahan Maulan Yusuf setelah dinobatkan menjadi Raja Banten ke 2 menggantikan ayahnya Sultan Maulana Hasanuddin tumbuh semangat pembangunan, yang dicetuskan dengan GAWE KUTA BALUWARTI BATA KALAWAN KAWIS “ Berarti : Membangun Kota dan perbentengan dari Batadan Karang (Michrob & Mudjahid, 1993:83).Berdasarkan analisis data sejarah berdirinya kota Surosowan ditetapkan pada hari Senin, 1 Muharram 933 Hijriyah atau 8 Oktober 1526 Masehi .

3. Dasar Pembentukan Korem 064/Maulana Yusuf dan Jajarannya.
a. Atas dasar Keputusan Menpangad Nomor Skep /262/3/1966 Tanggal 31 Maret 1966 tersebut, maka Pangdam VI/Siliwangi merealisir berdirinya Korem 064/Maulana Yusuf dengan surat Keputusan Nomor Skep/15-2/3/1966 Tanggal 16 Maret 1966.
Adapun nama Maulana Yusuf diambil dari nama Sultan Maulana Yusuf putra tokoh ulama dan pahlawan Banten yaitu Sultan Maulana Hasanuddin Banten
b. Kemudian pada tanggal 17 Mei 1966, Pangdam VI/Siliwangi Mayor Jenderal Ibrahim Aji meresmikan Korem 064/Maulana Yusuf yang berkedudukan di Serang dan sekaligus melantik Letnan Kolonel Inf Anwar Padma Wijaya menjadi Komandan Korem yang pertama. Dengan telah diresmikannya Korem 064/Maulana Yusuf ini maka setiap tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Korem 064/Maulana Yusuf
Adapun satuan jajaran Korem 064/Maulana Yusuf yang pertama adalah :
1) Kodim 0601/PDG di Pandeglang
2) Kodim 0602/SRG di Serang
3) Kodim 0603/LBK di Lebak
c. Selanjutnya pada tanggal 27 Februari 1985 Batalyon Infanteri 320/Badak Putih Brigade Infanteri 15 Kujang II yang berkedudukan di Pandeglang dilikuidasi menjadi organik Korem 064/Maulana Yusuf berdasarkan Surat Keputusan Pangdam III/Siliwangi Nomor Skep/52/II/1985 tanggal 27 Februari 1985.
d. Pada tanggal 18 November 1987, diresmikan juga Kodim 0623/Clg di Cilegon berdasarkan Surat Keputusan Pangdam III/Siliwangi Nomor Skep/307/XI/1987 tanggal 18 November 1987.
e. Dengan telah diresmikannya Batalyon Infanteri 320/Badak Putih dan Kodim 0623/Cilegon, maka sejak saat itu satuan dibawah jajaran Korem 064/Maulana Yusuf menjadi 4 Kodim dan 1 Batalyon, yaitu :
1) Kodim 0601/PDG di Pandeglang
2) Kodim 0602/SRG di Serang
3) Kodim 0603/LBK di Lebak
4) Kodim 0623/CLG di Cilegon
5) Yonif 320/Badak Putih.

4. Nama Maulana Yusuf
a. Maulana Yusuf adalah putra Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Beliau dilahirkan di Banten pada tahun 1553. Pada usia 22 tahun yaitu tahun 1575 Ia menyerang kerajaan Pakuan, Ia memperluas wilayah kekuasaan sampai jauh ke pedalaman Sunda Padjajaran dan menguasai Ibukota Kerajaan Pakuan, cerita ini dikisahkan Pasukan Banten pimpinan Maulana Yusuf ini berangkat pada tanggal 1 Muharram tahun alif, pasukan khusus tanpa ciri resmi yang mampu bergerak cepat ini memulai aksinya dengan menyerang dan merebut beberapa daerah di perbatasan dan akhirnya sampai ke alun-alun ibukota Pakuan.
b. Beliau melanjutkan pembangunan kraton Surasowan dan melapisi dindingnya dengan batu bata. Oleh karena itu dalam Babad Banten disebutkan bahwa ia ”gawe kuta baluwarti bata kalawan kawis” (sebagaimana yang tertera di bagian depan atas gedung Korem 064/MY sekarang ini).
c. Dibawah pemerintahan Maulana Yusuf , kesultanan Banten bertambah maju. Untuk pertahanan laut, Beliau menjadikan Pula Panjang markas prajurit Makassar yang terkenal keberaniannya. Pada masa pemerintahan Maulana Yusuf juga bidang perdagangan sudah semakin maju, sehingga dikatakan bahwa Banten itu merupakan tempat penimbunan bahan dari segala penjuru dunia yang kemudian disebar keseluruh penjuru Nusantara.
d. Setelah sepuluh tahun memerintah, pada tahun 1580 Maulana Yusuf wafat di Goa Panembahan Pekalangan Gede Pasarean Tamalate, dekat kota Makassar Sulawesi Selatan. Jenazahnya dipulangkan dan dimakamkan di seberang kampung Kasunyatan Kasemen Banten.
4. Adapun nama pejabat yang telah menjabat sebagai komandan Korem 064/MY adalah sebagai berikut :
a. Kolonel Inf Anwar Patmawidjaja th. 1966 s.d 1974.
b. Kolonel Inf R.Djaka Wargadinata th. 1974 s.d 1975
c. Kolonel Art Moh. Sapingi th. 1975 s.d 1977
d. Kolonel Inf R.Djaja Djahuri th. 1977 s.d 1978
e. Kolonel Inf Oyik Soeroto th. 1978 s.d 1980
f. Kolonel Inf T.Sumarna th. 1980 s.d 1982
g. Kolonel Inf Surjadi Sudirja th. 1982 s.d 1984
h. Kolonel Art D.Budi Prayitno th. 1984 s.d 1986
i. Kolonel Art H.MA.Sampurna th. 1986 s.d 1988
j. Kolonel Inf M.Ilyas Yusuf th. 1988 s.d 1990
k. Kolonel Inf Saifullah AR. th. 1990 s.d 1992
l. Kolonel Kav Dedem Ruchlia th. 1992 s.d 1994
m. Kolonel Inf Deddy Sudarmadji th. 1994 s.d 1995
n. Kolonel Inf Drs. R.A.N. Tanudjiwa,SH, MSc, MBA th. 1995 s.d 1997
o. Brigjen TNI Darsono th. 1997 s.d 1998
p. Kolonel Inf Bambang Sugito, S.Ip th. 1998 s.d 2000
q. Kolonel Inf Bambang Sukresna th. 2000 s.d 2003
r. Kolonel Inf Agus Gunaedi Pribadi th. 2003 s.d 2005
s. Kolonel Inf H.Amir Hamka Manan th. 2005 s.d 2006
t. Kolonel Inf Harry Purdianto, S.IP th. 2006 s.d 2007
u. Kolonel Inf Sahiding A. th. 2007 s.d 2009
v. Kolonel Inf Endro Warsito th. 2009 s.d 2010
w. Kolonel Inf Joko Warsito th. 2010 s.d 2013
x. Kolonel Inf Dedy Kusmayadi th. 2013 s.d 2014
y. Kolonel Kav Ana Supriatna, M.S.I,S.IP th. 2014 s.d 2015
z. Kolonel Inf. Wirana Prasetya Budi, SE th. 2015 s.d 2016
aa. Kolonel Czi. Ito Hediarto, S.Sos, M. Sc. th. 2016 s.d 2018
bb. Kolonel Czi Budi Hariswanto. S.Sos. th. 2018 s.d 2018
cc. Kolonel Inf Windiyatno th. 2018 s.d 2020

dd. Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko., SE., M.B.A. th. 2020 s.d Sekarang